Bruk!
"Aww" pekikku kesakitan, seseorang telah sukses menabrakku.
"Sini biar aku bantu" ucapnya sambil mengulurkan tangannya padaku.
Aku menepis tangan itu, dan bangun sambil mengibaskan rok.
"Kalo jalan liat............."
"Sorry, aku gak sengaja" ucapnya lagi. Lalu aku melihatnya, seragamnya sama denganku.
Ia melihat badge namaku dan mengucapkannya pelan. Begitupun aku, aku lihat namanya 'Axel' . Kami sempat terdiam cukup lama, dan akhirnya aku pergi tanpa sepatah katapun, dan aku belum memaafkan cowok itu, Axel.
***
"Katanya ada anak baru ya?" Tanya Dina padaku. Aku mengedikan bahu.
"Iya, anak 8-2. Katanya sih cakep" aku diam tanpa berkomentar. Kalau sudah tau kenapa Dina bertanya padaku?
"Kalo gak salah, namanya Axel" ucap Dina. Aku melotot, pantas saja aku melihat si 'Axel' memakai seragam yang sama denganku dan ternyata ia tetangga sebelah kelasku. Menyebalkan.
"Kamu kenapa? Kamu kenal sama Axel?" Tanya Dina penuh selidik. Aku hanya menggelengkan kepala. Padahal, aku sudah bertemu dengannya, dia membuat mood pagiku berantakan, menabrakku keras sampai terjatuh. Tapi kejadian itu terlalu singkat.
No comments:
Post a Comment